Hari itu tanggal 4 Mei 2018, hari sebelum aku menuju
kampungku di Kota. Iya kampung tempat kelahiran yang berada di Kota
Bandarlampung. Mba Farah tiba-tiba chat bertanya kabar dan menanyai kapan aku pulang
ke Bandarlampung? Dan itu moment yang tepat, tatkala memang besoknya aku
berangkat ke Bandarlampung. Sudah waktunya pulang untuk satu bulan sekali. Mba
Farah menanayaiku apakah kami bisa bertemu? Kemudian aku bertanya apakah aku
ajak Mas Irawan sebagai mentor teamku untuk ikut serta? Atau aku harus membawa
teman yang nantinya bisa di jadikan prospek berbisnis bersama? Kemudian mbak
Farah berkata... “Boleh gak, aku sama kamu aja berdua?” Wah baik. Aku justru
senang, tapi ini beda. Lain daripada lain. Tumben sekali mbak Farah mengajak
aku mengobrol berdua. Biasanya kami selalu membahas sesuatu mengenai bisnis
dalam team.
![]() |
| dok. pribadi. aku dan mentrorku (Mba Farah Noviastri) |
Akhirnya setelah kami mencari dan
menyesuaikan waktu karena kesibukan kami maka di dapatlah pada hari minggu
malam habis magrib kita bertemu di Perut Bulat Cafe. Tempat andalan bagi kami
dan team berdiskusi. Selain makanan disana enak. Minumannya segar, enjoy dan
sejuk hmmm pemiliknya juga punya mesin
kangen water. Keren.
Tanggal 6 Mei 2018 saat itu berasa
full banget agendanya, padahal ga terlalu kamana-mana juga sih. Karena yang
tadinya aku dan Lele mau Penyuluhan di depa pasien rumah singgah Sedekah
Rombongan jadi di tunda dulu karena ga ada LCD, ga bawa speaker. Materi belum
fix, waktu mepet, dll. Kebetulan hari itu aku dan lele berencana mendatangi
Aqiqahannya anaknya Sevinda dan Mas Fajar, si Abdurrahman Al Ayyubi. Pukul setengah
11 kami sampai di komplek Perumahan Permata Biru sesuai di undangan. Kami
menemui si adik bayi.. menggendong dan berfoto, makan memberi kado kemudian pulang.
Lalu si Lele benar-benar terburu-buru karena harus jaga sore jam 2 itu. Jadilah
Lele membiarkanku di kontrakannya dan aku naik gojek aja hehe, kemudian aku ke
rumah Mbak iin dan Mas Irawan, kebetulan Mas Irawan lagi ada agenda di Pahawang.
Jadilah aku mengobrol banyak sama mbak Iin, bermain dengan anaknya, Naya dan Fira
juga. Finally aku pesan botol-botol
kemasan untuk calon wadah air ku nanti. Kemudian pulang ke rumah naik Go-car.
![]() |
| dok. rinta. persiapan botol-botol |
Sampai rumah sekitar jam 5 lewat
banyak. Rumah kosong. Kemudian aku santai sejenak, menghitung botol dan
lainnya. Baru mandi lalu ke Perut Bulat caffe menemui mentorku. Ah janji yang harusnya habis magrib
jadi cukup ngaret yaa. Ternyata mba Farah sudah ada di lokasi sebelum magrib,
padahal sebelumnya ia menjadi pemateri yang padat di unila hari ini. Salut
dengan beliau. Ah awalnya aku dengan mba Farah agak canggung. Maklum karena
jarang komunikasi face to face hanya
sering bertemu dalam sebuah team. Kali ini berbeda. Dan aku bersiap kosongkan
gelas di kepala....
Sampai lokasi Mba Farah baru saja
selesai makan, sedangkan aku yang belum makan ini harus makan dulu, sembari Mba
Farah sholat magrib, karena aku sedang tidak sholat. Aku makan setenang dan
lebih cepat, supaya ketika Mbak Farah selesai sholat, aku juga selesai makan.
Jadi langsung bisa kami mulai diskusi malam itu. Aku sebenarnya sangat
penasaran dengan apa yang hendak di sampaikan oleh mbak Farah. Akan seperti
apakah diskusi kami malam ini? Apakah akan menjadi sesuatu yang menyenangkan
bagi diri ku sendiri? atau akan penuh
kecanggungan? Karena ini perdana. Mba Farah, mentornya banyak orang dan sekarang
telah menduduki jalur 6A. Jalur yang tidak banyak orang miliki dan dengan penghasilan
yang mumpuni banget di jalur itu, 60 juta perbulan mungkin sudah jadi hal biasa
baginya. Sedangkan aku? Masih Nol A sekarang :”)
![]() |
| dok. rinta. siap-siap quality time with mentor. siapkan gelas karet nan kosongg |
Malam itu Mba Farah mengajakku untuk
berpikir lebih dalam dan mengubah mindset
ku dalam pemikiran bersama bisnis ini. Mba Farah mengarahkan ku, apa yang aku
cari di bisnis ini? Apa yang membuatmu tertarik dengan seminar perdana yang ku
ikuti di hotel citi hub waktu itu? Jujur.. aku memang mendatangi seminar di hotel
Citi Hub Bandarlampung perdana karena tertarik dengan temanya, yaitu bagaimana
menghasilkan uang 20 juta perbulan. Ya, itu. Kemudian aku mengikuti seminarnya,
kemudian tertarik dengan kinerja bisnis nya, walau di awal aku agak meremehkan
bisnis ini. Karena ini bisnis mengenai sesuatu yang memang sudah ku tahu, ah
kangen water! namun ada hal yang membuatku lebih tertarik dengan bisnis ini
ialah dengan sistem kerjanya yang kurasa jelas, dan menguntungkan.
Aku harus memahami alur kinerja di
bisnis ini. Bisnis ini dia awali oleh semua orang dengan berat, berairmata, ada
sedih dan tawa dalam memulai bisnis ini. Susahnya, bisnis ini hanya bisa di
pantau dan di lakukan oleh kita sendiri, di bisnis ini tidak ada bosnya! Bosnya
adalah diri sendiri! Makanya ini menjadi sulit. Bisnis ini juga jauh dari
kebiasaan orang Indonesia pada umumnya. Umumnya orang Indonesia pasti setelah
bekerja terpaut sama upah. Habis kerja di upah. Kerja di upah. Sedangkan di
bisnis ini sangat berbeda, kita membangun sistem. Yang mana itu tidak selalu
habis bekerja di upah. Melainkan membangun sistemnya dulu. Sehingga hasil akan
dinikmati lumayan setelah kita berhasil membangun dan mempertahankan, serta
menjalankan bisnisnya. Ini kerja team.
Namun ini perkara berat. Berat. Yang berat adalah ketika kita bekerja
dengan pantauan diri kita sendiri, dimana terkadang kita semena-mena dengan
diri sendiri, lebih ingin merasakan enaknya saja di banding membiarkan diri
bersusah payah sementara. Ah. Mba Farah juga memberikan berbagai contoh yang
biasa terjadi di timnya mengenai bagaimana seorang pemula melakukan kinerja di
bisnis ini.
![]() |
| dok. rinta. salah satu makanan yang paling sering aku pesan jika di perut bulat caffe :) |
Siklus, untuk seorang pemula di
bisnis enagic ini, adalah mengetahui siklus perputaran sebagai pemula. Yaitu 1.
Buat janji... 2. Edifikasi... 3. Follow up.. Arahkan dengan sistem yang di 501
system Indonesia yaitu ada Resolution
Day, Home Sharing, Vision Day dan lain sebagainya. Sehingga barulah
mengeluarkan keputusan untuk Closing
atau tidaknya.
Bisnis di Enagic ini adalah bisnis
penolakan. Kita harus mempersiapkan hati yang lapang dan ikhlas, berpikir
Lempeng. Jika kita di tolak. Di hati kita akan berkata.. ah kasian banget dia, ga mau melihat peluang usaha sebesar ini. Justru
dia yang kasian, bukan kita yang sedih jika di closing. Jadi siapkan diri
dan no baper untuk ini. Kapal kita ada
di Enagic, dan penunjangnya adalah 501 System Indonesia. Sekolah bisnis ini..
kita tidak di tuntut membayar SPP untuk sekolah ini. Melainkan ikut kelasnya
saja, kelas bisnisnya dan sekedar memberikan uang sebagai tiket acara. Jika
memang serius datanglah ke sekolah bisnisnya dan tidak untuk bolos dan
bermain-main.
Kita hadir di bisnis ini untuk
menjadi Network Builder. Pembangun sistem bisnisnya. Dan yang
mengkoordinasikannya adalah diri sendiri. Dan ini yang suliit. “Rin, kita harus
punya sense of urgency dalam jalani
bisnis ini.. apa tujuan kita yang
membuat kita harus segera mungkin melakukan bisnis ini.. misal ada salah
satu teamku. Dreamnya adalah ingin mengajak sekeluarga menginap di hotel.
Karena dia belum pernah.. nah ternyata itu yang menjadi power dia, sense of
urgency. Setelah itu tercapai kita makin punya power melanjutkannya..” tutur
mba Farah.
Jalani bisnis ini berat. Namun titik
berat untuk lancarnya bisnis ini menitik beratkan pada MIMPI. “PR kamu rin,
buat list mimpi sebanyak 101. Di bagi ke jangka pendek. Menengah, dan panjang.
95% power dan bahan bakar kita ada di mimpi. 5% nya baru yang lain-lain”. Jadi
semua yang terjadi di diri kita ini adalah biasa saja, semua tergantung
bagaimana caranya kita memaknai dan menghadapi masalah itu, sesuai prasangka
kita aja pokoknya...” ungkap Mba Farah.
“Kamu itu seperti saya, di 5 tahun
lalu. Waktu itu yang punya mesin kangen water hanya 6 orang di Lampung,
termasuk saya. Dan dari semua itu tidak ada yang jalani bisnisnya. Ketika saya
ingin belajar, saya harus pergi ke Jakarta untuk menyerap materi dari Mas Joko
dll di bisnis ini. Teman saya ada yang saya kenal dan saya ajak dia untuk ikut
bisnis ini, nemu dia masih berpikir.. terus berpikir.. tapi saya gak nunggu dia
begitu saja. Bayangkan jika waktu itu saya hanya berpatokan dengan dia untuk
join di bisnis ini, mungkin saya ga akan 6A hari ini Rin...” ucap Mba Farah.
![]() |
| dok. rinta. Terimakasih banyak sharing ilmunya mbak Faraaaah. Terimkasih banyak atas doanya mbaa :) |
Saya pernah ke Lampung Barat..
bulak-balik kesana.. tapi ga dapet apa-apa... jadi ya memang apa yang kita
lakukan di Enagic ini tidak harus langsung menghasilkan melainkan kita
membangun, membangun psikologi dan mindset kita. Dan Allah Maha Tahu, saya ga
dapet apa-apa di Lampung Barat tapi di berbagai titik di Indonesia banyak yang closing. Ya Allah emang ga mau hambanya
mengharap ke selain Allah. Makanya Allah punya rencana begitu...” ungkap Mba
Farah lagi.
Sekarang semua sudah ada wahanannya,
kita tinggal buat janji, edifikasi, lalu follow up dan kenalkan dengan berbagai
sistem kita. Sebagai orang yang baru kita hanya menggiring teman kita untuk
mengikuti meetingnya, ya kita berlaku untuk buat janji dan edifikasi tentang
pematerinya. Utnuk ngajaknya ga bisa sembarangan.. ada triknya yaitu.. ada pada
singkatan ini.. T.A.O.P (The Art Of
Prospecting) seni dalam memberikan prospect ke orang lain. Yaitu ada di
dalam singkatan FORM untuk memulai mengajak orang menuju tujuan kita.. F yaitu FAMILY orang sangat senang jika kita
menanyai keluarganya.. ya tentang orangtua, adik, kakak, atau anak maupun
istri.. karena ketika kita menanyai tentang keluaraganya kita sama saja
bertanya mengenai suatu hal yang sudah pasi di kuasai oleh penjawab pertanyaan
kita itu.
O yaitu Ocupation (Pekerjaan), bertanya tentang pekerjaan membuat kita tahu
apa pekerjaan seseorang itu, dan mendengar apa keluhannya dalam kerjaan.. ‘Wah
kamu asik ya, udah kerja di perusahaan A, gajinya gede...’ terus dia jawab
begini misal ‘saya ini udah 5 tahun kerja di perusahaan A, tapi belum juga ada
kabar kenaikan gaji...’. jadi kita mengetahui apa yang menjadi problem orang
tersebut. M yakni Message/ Money...
berikan pesan kepada nya pesan jika kamu ingin lebih baik atau ingin sesuatu
yang lebih menantang dengan tanpa menghamburkan waktumu untuk bekerja rutinitas
itu.. kasih pesan solusi ke dia... Solusi keuangan juga bisa.. itulah FORM.
Jika dia memang tak merespon dan enggan... tak masalah berarti dia tidak
menerima peluang yang sudah kita paparkan dan kasian di dia untuk menolak
peluang ini. No Baper untuk kita, karena kita harus bersyukur sudah bisa
berbagi dengan orang lain, berbagi peluang.. jika ia menolak no problem untuk kita :D
“Rin, kamu lahir tanggal bulan tahun
berapa?” Tanya Mba Farah. “19 Juni 1993 mbak...” kemudian mba Farah
menhitung-hitung di kertas coretan.. “Kamu orang Feeling Rin, You Born as a
Leader...” tuturnya... “Coba kamu lihat mas Indra, Mas Joko, Ima... mereka
itu orang Feeling.. mereka memimpin.., kamu tinggal temukan ritme mu.. cari
angka 10 mu di keahlianmu.. dan ketika kamu sudah menemukannya, kamu akan
nikmati ritme mu itu.. temukanlah sesegera mungkin.. menjadi orang baru
merupakan hal besar, di sana ada air mata, sedih, tawa, sebel dan lain-lain..
tapi itu mengasah kita.. gak sia-sia.. dan ketika kamu sudah menjadi 4A, kamu
akan merasakan enaknya menjalankan bisnis ini. Kamu menemukan pola yang sesuai
sama diri kamu sendiri sehingga jadi enak banget joged nya, sesuai kata Mas
Rama waktu itu.
![]() |
| dok rinta. captured instagram rinta |
Ahya, jangan lupa ada suatu. Kamu
harus memahami hukum bilangan ini. Semua prospect mu, ini berlaku.. dari 10
orang yang amu ajak, kemungkinan dia mau datang adalah 1 orang saja. Jadi kalau
kamu ingin mendatangkan 3 orang.. kamu harus ajak 30 orang. Dengan perhitungan
3 orang yang akan hadir di agenda yang kamu rencanakan itu. Intinya selama ini aku
memulai dan menjalankan sesuatu yang ternyata belum benar caranya.
Kendala jarak menjadi suatu hal yang
memperberat sekaligus tantangan. Di Bungamayang hanya sendiri pemilik mesin
yang menjadlankan bisnisnya, sedangkan mertuanya mentorku yang di sini hanya
untuk menikmati airnya sendiri tidak untuk menjalankan bisnisnya. Ini
tantangan, sesuai dengan MINDSET DAN KETETAPAN HATI KAMU. YA, ITU.
Big
Thanks to Mbak Farah Noviastri yang sudah mengilhami tulisan di blog ini.
Terimakasih banyak atas ilmu yang telah di beri. Beliau satu-satunya 6A
Lampung, jalur cemerlang yang membuat dia justru harus lebih bekerja dan
berpikir ekstra untuk meneruskan tonggak networking
di jalurnya, termasuk aku yang sedang dibelajari olehnya. Hehe Terimakasih atas
segala kesabaran menerima dan menjawab pertanyaan serta keluh kesah ku. Ah
doakan aku agar bisa melaksanakannya dengan cepat, tepat dan cerdas. Aamiin.
Aku akan selalu ingat kata-kata mba Farah.. “Rin, You Born as a Leader...” :”) aamiin. Kita semua adalah leader
ya mbak, semoga bisa jadi leader untuk diri sendiri dulu dengan baik, kemudian
memimpin lainnya. Aamiin.
Di
Ruang Perawatan,
Puskesmas
Tulang Bawang Baru
10
Mei 2018
Rinta
Wulandari






Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimakasih sudah menbaca tulisan saya, silakan tinggalkan komentar mari bersilaturahim :)