Hari itu tanggal 4 Mei 2018, hari sebelum aku menuju
kampungku di Kota. Iya kampung tempat kelahiran yang berada di Kota
Bandarlampung. Mba Farah tiba-tiba chat bertanya kabar dan menanyai kapan aku pulang
ke Bandarlampung? Dan itu moment yang tepat, tatkala memang besoknya aku
berangkat ke Bandarlampung. Sudah waktunya pulang untuk satu bulan sekali. Mba
Farah menanayaiku apakah kami bisa bertemu? Kemudian aku bertanya apakah aku
ajak Mas Irawan sebagai mentor teamku untuk ikut serta? Atau aku harus membawa
teman yang nantinya bisa di jadikan prospek berbisnis bersama? Kemudian mbak
Farah berkata... “Boleh gak, aku sama kamu aja berdua?” Wah baik. Aku justru
senang, tapi ini beda. Lain daripada lain. Tumben sekali mbak Farah mengajak
aku mengobrol berdua. Biasanya kami selalu membahas sesuatu mengenai bisnis
dalam team.
![]() |
| dok. pribadi. aku dan mentrorku (Mba Farah Noviastri) |
Akhirnya setelah kami mencari dan
menyesuaikan waktu karena kesibukan kami maka di dapatlah pada hari minggu
malam habis magrib kita bertemu di Perut Bulat Cafe. Tempat andalan bagi kami
dan team berdiskusi. Selain makanan disana enak. Minumannya segar, enjoy dan
sejuk hmmm pemiliknya juga punya mesin
kangen water. Keren.
