Tampilkan postingan dengan label 501systemindonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 501systemindonesia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Mei 2018

Terpasang Mesin yang Ngangenin di Rumah!




HAPPY.  New Machine Kangen Water instaled at my home! Yap, Alhamdulillah. Pada 7 Mei 2018 siang hari itu mesin sudah terpasang oleh mentorku, Mas Irawan. Awalnya merasa wah takut ga sempet nih, karena siang ini aku sudah harus kembali ke tempat penugasan di Bunga Mayang. Pagi hari aku berniat mengurus kartu ATM ku yang terblokir pada saat hari pertama menjejak tanah kelahiran, Kota Bandarlampung ini. Lalu di senin, aku menuju Bank BRI Cabang terdekat, dan ternyata gak bisa di aktivasi kalau gak bawa buku tabungan. Dan yaa walhasil memang gak bisa di aktifin, dan aku harus bertahan dengan uang seadanya. Karena gak bisa narik di ATM gaji tersebut. Jadinya ATM Mandiri tempat tabunganku lah yang menjadi sasaran. Dipakai dulu untuk menutupi semua kebutuhan di Bandarlampung.
dok. pribadi. Our Machine, Kangen water here :)

Pada pukul 1 siang, Mas Irawan datang untuk instalasi mesin kangen water ku, Leveluk Jr II namanya. Sudah sejak dua bulan lalu mesin itu ada di rumah, tapi belum di instalasi. Melihat banyaknya peralatan di kotaknya membuat ku berpikir, jangan-jangan harus di rakit dan lain sebagainya yang hanya bisa di lakukan pada yang expert sadja. Ternyata saat Mas Ir datang, ia hanya memasang pompa air, mencolok listrik.. lalu memencet tombol kangen water... maka jadilah air kangen itu! Saat itu yang menjadi air yang akan di proses adalah air galon di rumah. Air Aqua. Karena Air yang harus di ubah harus yang ber-PH 7 supaya mesinnya juga ga cepet capek mengolah air yang banyak kumannya, selain Aqua. Hehe

Minggu, 13 Mei 2018

Quality Time bersama Mentor Andalan




Hari itu tanggal 4 Mei 2018, hari sebelum aku menuju kampungku di Kota. Iya kampung tempat kelahiran yang berada di Kota Bandarlampung. Mba Farah tiba-tiba chat bertanya kabar dan menanyai kapan aku pulang ke Bandarlampung? Dan itu moment yang tepat, tatkala memang besoknya aku berangkat ke Bandarlampung. Sudah waktunya pulang untuk satu bulan sekali. Mba Farah menanayaiku apakah kami bisa bertemu? Kemudian aku bertanya apakah aku ajak Mas Irawan sebagai mentor teamku untuk ikut serta? Atau aku harus membawa teman yang nantinya bisa di jadikan prospek berbisnis bersama? Kemudian mbak Farah berkata... “Boleh gak, aku sama kamu aja berdua?” Wah baik. Aku justru senang, tapi ini beda. Lain daripada lain. Tumben sekali mbak Farah mengajak aku mengobrol berdua. Biasanya kami selalu membahas sesuatu mengenai bisnis dalam team.
dok. pribadi. aku dan mentrorku (Mba Farah Noviastri)

            Akhirnya setelah kami mencari dan menyesuaikan waktu karena kesibukan kami maka di dapatlah pada hari minggu malam habis magrib kita bertemu di Perut Bulat Cafe. Tempat andalan bagi kami dan team berdiskusi. Selain makanan disana enak. Minumannya segar, enjoy dan sejuk hmmm  pemiliknya juga punya mesin kangen water. Keren.