Ada beberapa hal yang belakangan ini
santer terdengar... tentang Lampung. Provinsi dimana aku dilahirkan.
Orang-orang di daerah perantauan ku ini sering membicarakan berbagai kasus
membicarakan tentang Lampung. Karena adanya pemerkosaan dengan anak di bawah
umur, adanya perkosaan guru kepada murid, pembunuhan setelah memerkosa, Seorang
Baby sitter sadis di wilayah bekasi ternyata berasal dari Lampung, lalu ada
lagi seorang tentara yang membunuh seorang dosen karena masalah perempuan dan
lain sebagainya. Semua tentang Lampung. Seakan menandakan “Wah Lampung,
Provinsi yang penuh catatan kriminal...”
Teman ku si Roi, bilang.. “Ta.. ada
lagi kasus pembunuhan ta, kali ini sama dosen kampus kesehatan.. “
“Dimana Roi?” Tanya ku.. “Lampung
lagi?” tebakku
“Iya Ta.. Lampung lagi..”
“Allahuakbar... Lampuuung mulu ya,
yang kriminil-kriminil :”) “ tukasku.
| dok. pribadi. saat mahasiswa. aku dan muli mekhanai Lappung :) |
Aku khawatir, semua orang di
Indonesia jadi menyangka hal yang aneh tentang Lampung. Hal yang negatif. Aku
jadi ingat saat guru SMA ku, di SMAN 2 Bandarlampung. Pak Kholid namanya, guru
mata ajar fisika yang di mutasi PNS ke Lampung. Ia sudah membayangkan. “Lampung
ya... wahh, bayangan saya.. Lampung tu banyak gajaaah dimana-mana.. saya sempat
khawatir nanti akan terinjak gajah..” ujar si Bapak. “Eh tapi pas datang ke
tempatnya, gak ada gajah sama sekali yah.. adanya di Way Kambas aja.. hehe”
Ucap si Pak Guru.
YA. HIPOTESA. Bagaimana dugaanmu?
Perkiraan mu? Tentang apapun? Termasuk tentang wilayah yang tercermin dari
pemberitaan. Karena kebetulan kalau berita jelek, berita kriminal itu gaungnya
akan lebih cepat daripada cahaya.. lebih banyak di share, lebih banyak di
hujat, dan lebih banyak memusatkan perhatian khalayak. Cobaaa gimana dengan
prestasi? Heboh hanya sekilas, jarang orang mau membahasnya berulang-ulang.
Yakan? Hebohnya detik itu juga. Jarang ada orang yang share, seakan malas
melihat prestasi orang lain. Hmm.
| dok. pribadi. Lampung tempat nyaman berorganisasi. organisasi kepenulisanku. Forum Lingkar Pena Lampung :) |
JADI GINI. Lampung sama dengan
Provinsi lainnya. Begitupula orang-orangnya. Tak ada yang aneh dengan orang
Lampung. Semua berjalan normal. Jangan pula jadi takut dengan orang Lampung
karena banyaknya berita kriminil tentang Lampung. Biarlah Hipotesamu di pendam,
lalu kamu buktikan. Benar gak HIPOTESA yang kamu buat itu. buktikan sajalah.
Datanglah ke Lampung, Bandarlampung, Lampung Selatan, atau kabupaten lainnya di
Provinsi Lampung, rasakan sendiri bagaimana ramahnya orang Lampung
(sejujurnya). Walau Lampung sendiri, jika tidak di pedalaman akan jarang
bertemu dengan orang Lampung asli. Kecuali seperti aku nih, orang Lampung asli
yang merantau di Kalimantan Utara. Bersyukurlah orang Kalimantan bertemu orang Lampung
asli seperti aku.wkwk :D
Bagaimanapun kisahnya, bagaimanapun
dugaan orang tentang Lampung. Lampung, Kota Bandarlampung adalah tempatku lahir
dan dibesarkan. Disana ada dua orang yang sangat aku sayangi.. Papa dan Mama.
Dua orang yang senantiasa menjaga, merawat, melindungi aku. Terutama Papa,
orang yang sangat aku rasakan kasih sayangnya pada diriku sendiri.. aku merasa
memang.. rasa sayang Papa lebih besar kepadaku, anak ketiganya ini, entahlah.
Mungkin karena saat kecil aku paling sering sakit-sakitan jadi lebih jadi
perhatiannya, atau mungkin karena kelincahanku? Sampai dulu pernah di serempet
motor karena menyeberang sendiri pas kelas 1 SD hingga berdarah-darah? Hehe.
Hingga ke jenjang pendidikan berikutnya. Sampaaai aku kuliah. jadi kalau aku berangkat
sendiri Papa selalu pesan.. “Kalau Nyeberang jalan lihat kanan-kiri ya, Nak...”
hiks, aku sudah sebesar ini Pa :”) Lalu Papa harus menerima kenyataan,
keinginan anaknya ini terlalu besar untuk merantau. Ia harus menerima dan
ikhlas untuk membebaskann anaknya memilih. Aku memilih ikut dalam penugasan
Nusantara Sehat ini di Kalimantan Utara. Akhirnya Papa melepas anaknya ini
dengan senyum dan setitik air di sudut matanya.
![]() |
| dok.pribadi. guru kehidupanku, kesayangan-kesayanganku. Ma, Pa! :) |
Di Lampung, ada nyonya yang sangaaat
aku rindukan omelannya. Beliau sering aku panggil “Mama”. Wanita paling cantik
di masanya (setelah lihat foto masa mudanya). Wanita paling sedap masakannya.
Dan paling telaten mengurus anak (ialah, anaknya ada 5 orang) hehe. Terakhir
aku ketemu Mama di Rindam Jaya, dia menangis melepas anaknya tugas. Untuk
bertemu lagi berbulan-bulan selanjutnya. Orang yang paling intens
menghubungiku, dan tujuan pertama aku menelpon setelah pasang TM ON Telkomsel.
Hehe. IYAA, semua di Lampung.. Di Bandarlampung tepatnya.. oh ya di
Bandarlampung juga ada kakak, dan adik bungsuku yang masih SMA. Ada juga
keponakanku yang selalu aku harapkan video perkembangan dan aktivitasnya. Nah
iya, di Bandarlampung juga ada kakak pertamaku yang paling tampan. Ia sudah
meninggal, di makamkan di pemakaman dekat rumah. Iya, di Bandarlampung : ) ah,
Kangen Dang Edo! Baik-baik Dang, di Syurganya Allah.. Semoga senantiasa terang
dan bahagia Dang, di sisi Allah... : )
![]() |
| dok. pribadi. with love |
Di Bandarlampung, ada rumah kecil.
Gubuk keluargaku. Tempat kami berkumpul. Saat rumah lengkap personil. Semua pada
pulang, ramaaai rasanya. Rumah, saksi perkembanganku, saksi perkembangan kami,
anak-anak yang tumbuh. Dari bermain, jatuh, main gobak sodor, kasti dan
lain-lain. Rumah menjadi tempat paling aman yang aku punya. Tempat paling nyenyak
saat istirahat. Tempat paling segar jika setelah mandi. Tempat paling
menyenangkan untuk baca buku dan rehat. Rumah, Ya.. Rumah tempat kembali raga
ketika lelah dengan duniawi. Di Bandarlampung juga loh, masih di Lampung.
![]() |
| dok. pribadi. seperjuangan masa Kuliah :) |
Sebagian orang mungkin menjadikan
kota Bandarlampung sebagai tanah rantaunya, tempat berjuang dan mencari ilmu.
Tapi bagiku Bandarlampung adalah kampung halaman tempat mengerahkan segala
rasa. Perasaan aman di rumah, walau ada desas-desus pembegalan. Tempat aman
membaca buku- walau sering mati lampu. Tempat berorganisasi yang baik. Tempat
berkumpul dengan teman dan sahabat.
![]() |
| dok.pribadi. seperjuangan dari krucil-krucil bnget. sejak SMP hehe :) |
LAMPUNG, tidak menyeramkan. Tidak
menakutkan. Berbagai kasus kriminal.. mari kita kembalikan dengan pelakunya dan
diri masing-masing. Tak ada hubungan dengan lokasi mempengaruhi tingginya angka
kriminal disuatu daerah kaan. LAMPUNG bagiku tempat berpulang, kampung halaman
yang akan sangat dirindukan.. wangi masakannya, wangi kripik pisangnya, wangi
kripik singkongnya, wangi sambal seruit, wangi tempoyak-nya, wangi aroma
pantainya dan wangi masakan Ibu Mardiana (mamaku, hehe). Bandarlampung, kota
tapis berseri tempatku bertumbuh. Kota yang selalu aku rindukan.. : )
![]() |
| dok. pribadi. sempat bekerja sebagai perawat di ruang Alamanda RS Abdul Moeleok Lampung. dan disebelah2 jilbab merah ini senior nya niih hehe |
Ditulis
di UGD Puskesmas Aji Kuning
01
Juni 2016 Pukul 23.40
Saat
jaga malam UGD.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimakasih sudah menbaca tulisan saya, silakan tinggalkan komentar mari bersilaturahim :)