 |
| dok.pribadi |
Bayangkan jika sampah menumpuk di
bumi.. lalu menutupi persimpangan, jalan, bahkan sebagian besar bumi. Lalu
orang-orang mulai sesak. Biru. Dan meninggal, karena keracunan aroma sampah. Bayangkan
jika Sampah di kali tersumbat. Air laut tak lagi mengalir saking penuh oleh
sampah. Lalu sampah ribuan tahun lagi baru bisa melebur. Bayangkan jika sampah
itu semakin menumpuk. Tiba-tiba memiliki mata, telinga dan mulut.. lalu tumpukan
sampah itu tumbuh menyerupai kaki, tubuh
dan tangan. Menjadi monster sampah, kemudian menyerang manusia di muka bumi. Bayangkan!---
udah ah stop, tambah ngeri ntar fantasinya-^^
Jadi gini, hari ini ada undangan
dari Puskesmas Sungai Nyamuk tepatnya di Sebatik Timur. Untuk perayaan hari
peduli sampah nasional. Dengan melakukan acara mengumpulkan sampah dipinggir pantao.
Acara dimulai sejak jam 7 pagi diawali dengan senam pagi bersama. Dari Aji
Kuning sendiri, yang datang hanya tim Nusantara Sehatnya. Anggaplah kami
perwakilan dari Puskesmas Aji Kuning yah. Walaupun dengan berat hati
meninggalkan rumah dinas, yang sedap jika dipakai tidur untuk seharian. Semalam
Roy, satu-satunya pria di kelompok kami nonton pertandingan bola Barcelona
sampai larut malam. Pagi ini dia mengaku tepar dan gak sanggp kemana-mana saking
ngantuknya. Mungkin? padahal seharusnya dia ibadah di hari minggu. Haha
Oke akhirnya kami berempat turun.
Pakai seragam combat ala Rindam Jaya. Haha sebenarnya malas pakai baju
loreng-loreng ini.. sering jadi pusat perhatian warga.. “Combat wanita! Combat
wanita!” (Tentara perempuan) haha. Aku juga hari ini dua kali salin baju karena
bingung kudu kompakan pakai baju apa. mau pakai pakaian combat. Atau kaos
panjang plus jaket nusantara sehat. Akhirnya pakai baju combat juga daaah.
 |
| dok.pribadi |
 |
| dok.pribadi, kami nyasar di koramil. di tamannya selalu banyak tanaman yang bisa dimanfaatkan |
Kami berangkat.. agak nyasar. Nyasar
di dermaga indah tempat marinir. Disana banyak tana,an. Emmang tentara di
perbatasan tu sukanya bertanam segala hal yang bida dimakan atau uyang berbuah.
Semua harus yang bermanfaat. Kemudian kami bertanya pada tentanra yang berjaga
di Post Pamtas. Akhirnya para tentara itu memberikan arah pada kami. bahwa kami
sudah telalu jauh melangkah. Eh sudah telalu panjang melewati lokasi yang
semstinya.
Kami sampai di lokasi. Sebagai
penghubung, kami menelpon Mbak Tatik salah satu tim Nusantara sehat di
puskesmas Sungai Nyamuk profesi bidan. Ia satu tim dengan nusantarasehat yang
mendapatkan pelatihan di pusdikes. Padahal kami semua kebanyakan berlatih di
Rindam Jaya. Mbak Tatik menghampiri kami. Kami masuk ke area pantai. Area
pantai yang biasa.. indah.. tapi gak seindah pantai di kampung halaman..
LAMPUNG. Hehe *efek kangen*
 |
| dok.pribadi |
 |
| dok.pribadi |
Disana sudah banyak warga yang
mengumpulkan sampah. Memilah plastik, membakar sampah kayu dan daun. Gak heran
kalau jadi banyak api dipinggir pantai. Sebenernya gak baik sih berasap
sana-sini. Tapi tak apalah. Sampah-sampah plastik kemudian akan di angkut oleh
truk pengangkut sampah. Dan akan di tempatkan di tempat yang semestinya.
Walaupun di Desa ku sendiri, belum ada petugas kebersihan atau truk pengangkut
sampah. Karena daerah yang masih curam. Dan tim petugas kebersihan itu sedang
ontheway, sudah di wacanakan oleh Pak Camat Sebatik Tengah. Hehe.
 |
| dok.pribadi |
 |
| dok.pribadi |
Disana juga banyak tentara. Tentara
di lokasi perbatasan bukanlah hal aneh. Karena lokasi di perbatasan inilah
tentara di persiapkan untuk berjaga. Coba lihat jika di jawa atau kota besar
daerah lain? Mana ada tentara banyak-banyak?hehe. Namun dengan banyaknya
Tentara cukup membantu masyarakat dan pemeliharaan daerah. Selain TNI cukup bersahabat
dengan amasyarakat, mereka juga sering membantu warga dalam tiap acara.
 |
| dok.pribadi |
Termasuk dalam acara ini.. bisa kita
lihat banyaknya tentara yang berdatangan ikut mnmbantu menjaga keamanan acara.
Ikut membantu memungut sampah dipinggir laut. Sehingga acara berlangsung lancar
dan tanpa ada halangan. Acara berakhir pada pukul 09.00 setelah peserta
menikmati makanan ringan dan minuman yang disediakan panitia. Dalam acara ini
kita jadi belajar, bahwa Sampah adalah suatu hal yang dibuang oleh manusia
seeetiap hari, bahkan setiap waktu.. karena manusia juga mengeluarkan
Ekskresinya. Sampah jika disikapi dengan bijak bisa saja menjadi bermanfaat
bahkan menguntungkan. Permasalahannya adalah pada kesadaran masyarakat sendiri,
bagaimana cara mengolah sampah dengan baik. Bagaimana cara menyikapi sampah
agar sampah tak menjadi sampah selamanya. Setidaknya sampah daun akan kembali
menyuburkan tanaman setelah beberapa lama kan.
Yasudah begitu saja tentang
sampahnya, hehe : ) salam dari jauuuh di perbatasan negara.. Indonesia-
Malaysia :)
 |
| dok.pribadi. pungutin keong (bukan sampah) sambil bersyukur sepanjang hembusan :) |
ditulis di: Sebatik
Tengah, 21 Februari 2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terimakasih sudah menbaca tulisan saya, silakan tinggalkan komentar mari bersilaturahim :)